Welcome to Pena Biru's Blog...

Kamis, 26 September 2013

didalam Pelukan

Waktu terus berjalan
Dan hati masih gelap tanpa tujuan
Sunyi akan harapan
Awam akan hidup dan kehidupan

Aku…
Masih ada dipelukan kasih Ibu
Yang belum aku temukan muarannya


Dunia fana lagi buta
Mencengkeram, menarik kedalam kenistaan
Menghiasi benak dengan angan-angan

Aku…
Masih didalam dekapan nasehat bijak sang Ayah
Yang belum aku uraikan maknanya

Tak mengerti, dan enggan untuk memahami
Makna cinta keduanya
Aku…
Tak pernah tahu, dan sok.. tahu

Jiwaku kotor berdebu
Namun, kesabaran sang Ibu
Seperti badai yang menyapu

Larut aku dalam angan
Jauh menenggelamkanku pada kehancuran

Tapi, lambaian tangan kekar menarikku
Seorang Ayah…
Mensucikan nistaku dengan kehormatannnya

Aku ada didalam pelukan kasih suci Ibuku
Yang menanamkan benih cinta dihatiku dengan doa-doanya

Aku ada didalam pelukan bijak Ayahku
Yang menumbuhkan kekuatan dengan mutiara ucapannya

Pelukan cinta Ibu
Tak surut seperti laut
Nasehat kasih Ayah
Tak terbayar dengan harta kemewahan

Tapi aku, tak mengerti
Tak bisa pernah memahami

Tidak ada komentar:

Posting Komentar