Welcome to Pena Biru's Blog...

Sabtu, 21 September 2013

Pucuk Hijau

Aku…
adalah pucuk hijau yang rapuh
Putih seperti kertas yang polos
Tak mengerti, tidak pula memahami

dan aku…
adalah pucuk hijau muda
Bersuka ria sebelum datang senja
Sebelum bungan tumbuh indah diatasku


Patah bila dipetik
Maka janganlah aku dipetik…!
Biarkan aku tumbuh meninggi
Menyambut hangatnya matahari

Pucuk hijau aku ini
Bila datang angin pagi
Maka… aku pun akan menari-nari
Mengikuti ajakan hati

Hariku masih pagi
Belum saatnya mengisi pikiran dengan mimpi
Belum waktunya mewarnai hati

Aku akan tumbuh, melahirkan dahan-dahan
Dengan daun-daun yang rimbun

Aku
adalah pucuk hijau muda
Mudah terlena akan keindahan dunia
Layu bila tak disirami 
Maka siramilah aku dengan keimanan

Pucuk hijau aku ini
Meliuk-liuk dihempas badai
Tak mengerti, belumlah aku pahami
Akan arti hidup disaat pagi

Aku biarkan parasit tumbuh didahanku
Bersahabat dengan ilalang yang terus memanjang
Tanpa aku pikirkan
Bahwa mungkin aku akan jatuh dan terbuang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar