Welcome to Pena Biru's Blog...

Rabu, 27 November 2013

Tangis Sahabat


Dialah sahabatku
Termenung didalam lamunan
Menjalani hari
Didalam kehampaan

Malang benar sahabatku sayang
Merenungi takdir kehidupan
Sesalkan yang hilang
Segenggaman mutiara ditangan

Tajam ia menatap
Jauh keatas cakrawala
Seakan yang dilihatnya
Wajah ayu kekasihnya

Tangisnya tertahan
Membisu dengan teriakan batin
Sahabatku yang malang
Terpukul takdir kehidupan

Biarlah sayang
Apa yang telah pergi takkan kembali
Jangan bebani langkahnya
Dengan tangismu itu

Relakan
Do’akan
Agar tuhan memberi ampunan
Serta keselamatan

Relakan…
Doakan…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar