Welcome to Pena Biru's Blog...

Selasa, 01 Oktober 2013

Cahaya Kehidupan

Selamat datang pagi
Lama aku menunggumu didalam selimut
Didalam keheningan yang membuatku takut
Aku berdendang, menari-nari
Bercumbu mesra dengan impian

Selamat datang pagi
Aku nantikan hadirmu disini
Ketika tangan-tangan setan menyentuh
Menenggelamkan aku dilembah ketakutan


Ku sambut hangatmu ini
Untuk ku mulai kehidupan baruku disini
Kehidupan yang tak pernah aku impikan
Yang tak pernah aku dambakan

Tapi biarlah semua ini
Aku terima dengan perasaan yang mati

Aku coba menjadi diri yang lain
Memulainya dari titik awal

Selamat datang pagi
Lama benar engkau datang
Dimana…
Aku nantikan sejak kemarin petang

Tahukah engkau
Sendiri aku melewati mimpi-mimpi
Dihiasi hening dan sunyi
Diwarnai gelap yang begitu pekat

Selamat datang pagi
Aku kembali padamu
Dan engkau kembali padaku
Bersama kita akan mendengar nyanyian burung
Memandang datangnya cahaya kehidupan

Sukakah engkau dengan semua itu
Semua yang ada disini

Ah… sungguh
Aku tak ingin menjadi panglima dimedan perang
Aku enggan menjadi pengemudi kereta kerajaan

Aku benci kemewahan
Bosan dengan segala ambisi yang disuguhkan

Biarlah aku seperti ini
Dengan hati yang berirama cinta
Menerima semua apa adanya

Biarlah aku seperti elang yang bebas terbang
Mengitari nirwana, menjelajah dunia

Selamat datang pagi
Selamat datang cahaya kehidupan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar