Welcome to Pena Biru's Blog...

Minggu, 05 Januari 2014

Waktu


Seharusnya kau tahu,  waktu
Aku belum siap jika kau terus berlalu dariku
Seharusnya kau bisa menunggu
Jangan terus melaju
Meninggalkan diriku yang masih sibuk dengan mimpi-mimpi

Katakan pada matahari
Terlalu dini ia datang pagi ini
Katakan pada bumi
Terlalu cepat ia berputar-putar sendiri

Seharusnya kau tahu, waktu
Aku belum siap jika kau terus berlalu dariku
Seharusnya kau bisa menunggu
Sampai aku terbangun dan menciptakan
Segala mimpi-mimpiku

2 komentar:

  1. Kilau embun kian musnah seiring guratan mentari yang membelah dingin...kau berjalan diantaranya melambaikan senyum saat wajah ini mulai menunduk...aku tau kau hanyalah bayangan,,iya kau hanyalah bayangan yang seolah hadir dalam mimpi dipenghujung pagi......
    Dear...

    Hari ini aku masih ingat senyum kemayumu saat itu,
    kau datang padaku bersarta sekutu2 baru untuk menjatuhkan hatiku.
    Kau bawa cinta yang saat itu ku anggap entah.
    Kau juga membawa mawar yang seutuhnya belm memerah.
    Namun kau tak pernah tau......
    Jauh sebelum itu semua aku telah mencintaimu seutuhnya,..
    Dear...
    Kau tak sadar dan kau telah lupa
    aku pernah mencium bibirmu dalm pejaman mata ini...

    Dear...
    Ijinkan aku memilikimu kembali
    meski hanya sebatas ucapan bibir ini.......
    Berlakulah seprti air...
    Dia akan mengalir sampai menememukan tempat bermuara
    dia tenang dikedalaman dan akan berbisik dikedangkalan.....
    Tangan ini akan sllu ada pada genggamanmu
    meski kadang mata ini menoleh kearah binar yang menyilaukan
    percayalah peraduan pena dan secarik kertas akan sellu mengisahkan tentang kita berdua
    dia dulu tlah terlewati jauh dikedalaman hidupku ini
    kmu kini adalah kehidupanku.....

    BalasHapus
  2. 085113378904...skedar menyambung silaturahmi...

    BalasHapus