Welcome to Pena Biru's Blog...

Kamis, 12 Desember 2013

Kembali Dalam Pangkuan


Matahari menanggalkan embun dari dedaunan
Sorak ramai burung-burung menambah gaduh
Segerombolan anak-anak berseragam
Berbaris ditengah lapang rerumputan hijau

Dari kejauhan sana
Seorang anak bergegas cepat
Menghampiri bocah diantara mereka


Berkatalah anak itu pada si bocah
Cepat pulang karena ayahmu akan berpulang

Serasa patah tulang belulangnya
Terkulai lemas tak berdaya
Senyum pahit terpancar dari bibir mungilnya
Menahan perih tercabik takdir

Tanpa kata…
Ia berlari seperti kuda pacuan
Menerjang, menghilang, dari bayangan
Dirumah sederhana
Manusia-manusia berkerumun
Menyaksikan peristiwa nyata dalam kehidupan
Ada yang berbisik-bisik
Ada juga tangis yang tersedu-sedan

Si bocah kecil terdiam
Dihadapannya terbaring jasad Ayahnya
Ia tersenyum, dijiwanya berkata
“Ia dapatkan apa yang ia rindukan”

Pecah tangis si bocah kecil
Tak mampu berteriak, meski ingin berteriak
Ia pun berlalu meninggalkan tubuh yang terbaring kaku

Dikesunyian ia duduk termenung
Terdengar suara.. “aaaaaaaaahhh…”
Tangisnya belum berhenti
Dan mungkin takkan pernah berhenti

Hatinya berbisik
ia kembali ke dalam pangkuan Tuhan

Bocah kecil tak mampu menolak
Takdir memisahkannya dari sang Ayah
Mencoba ia untuk tegar
Namun jiwa muda, terus diwarnai tangis

Tubuhnya bergetar
Menyirami jasad itu dengan bunga-bunga setaman
Merelakan terkubur di pembariangan
Terasing, menantikan akhir jaman

Dalam diam ia berkata
Pergilah, itulah impian indahmu kemarin
Engaku ranting rapuh, rindu untuk jatuh
Kebesaran Allah mendekapmu
Memintamu kembali ada disisi-Nya
Dan..
Kebebasan yang kau dambakan
Kini telah engkau dapatkan
Pergilah jalani perjalanan pangjangmu
Wahai engkau pengelana baru
Pulanglah, rumahmu rindu untuk kau isi
Janganlah takut karena kami anak-anakmu
Akan mengirimkan doa-doa pujian
Sebagai penawar lapar dan dahaga dalam perjalananmu
Lepaskan bebanmu disini
Pergilah dengan keringanan
Menantilah dengan setulus-tulusnya harapan
Kami disini
Akan menyinari gelap kuburmu dengan Dzikir-dzikir
Dengan ayat-ayat suci yang Agung
Pulanglah sahabat lama
Menantilah dengan keikhlasan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar