Tanpa kebenaran berjalan
Kosong, hampa tanpa makna
Tersesat dijalan kehidupan
Dikesenangan nafsu setan
Biasa saja
Menimang angan-angan
panjang
Butakan hati
Jauh dari kenyataan
Benaknya hampa
Mengapung seperti
camar-camar
Jalan mudah ditempuh
Jauh terjerumus dijurang
kehancuran
Hati gelap pekat
Tak mampu melihat
Yang baik dan yang jahat
Sama baginya halal maupun
haram
Abaikan seruan Tuhan
Perintah-Nya pun
ditinggalkan
Minumnya memabukkan
Penolongnya adalah dukun
Relakan jiwa untuk
kesesatan
Untuk kekayaan
Untuk kesenangan nafsu
setan
Hatinya dengki
Kesenangannya menyakiti
Menggunjing
Mengadu domba
Didalam kekufuran
Usia habis tersia-siakan
Menunggu datangnya
kehancuran
Tak ada waktu untuk
berwudhu
Menghadap Tuhan Yang Maha Esa
Sibukkan diri didalam dunia
Yang keji serta fana
Berjalan gontai tua muda
Menelusuri rimbanya Dunia
Fana
Berlomba-lomba
Tentukan takdir didalam
hidupnya
Tertawa-tawa
Lupakan semua dosa yang ada
Kasihan benar
Anak manusia dipermainkan dunia
Larut, karam didalam fitnahnya
Jadikan tempat abadinya
dineraka
Jahanam yang sengsara
Duh… manusia
Tempat kembalinya kita
adalah disurga
Bukan dikedalaman jurang
neraka
Yang hina dan sengsara
Tapi kenapa..?
Duh manusia
Suka benar kemaksiatan
Perangkap setan menyesatkan
Dunia bukan rumah kita
Bukan dineraka tempat
kembalinya manusia
Tapi….
Surgalah tempat kita
Tempat orang-orang saleh
berada
Istana para Bidadari Syurga
Tempat yang bertaqwa
Kepada Tuhan Yang Maha Kuasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar